Analisis Sistem

ANALISIS SISTEM
 Definisi Sistem



Sistem adalah sekumpulan unsur / elemen yang saling berkaitan dan saling mempengaruhi dalam melakukan kegiatan bersama untuk mencapai suatu tujuan. 

Contoh :  
‰ Sistem Komputer terdiri dari
  • Software 
  • Hardware 
  • Brainware
‰ Sistem Akuntansi

  Karakteristik Sistem



Suatu sistem mempunyai beberapa karakteristik yaitu :
  1. Komponen / elemen (component) 
  2. Batas sistem (boundary) 
  3. Lingkungan luar sistem (environment) 
  4. Penghubung (interface) 
  5. Masukan (input)
  6.  Pengolah (process)
  7. Keluaran (output)
  8. Sasaran (objective) atau 
  9. Tujuan (goal)

    Komponen / elemen (component)
Suatu   sistem   terdiri   dari   komponen yang saling berinteraksi , artinya   saling bekerja  sama  membentuk  satu  kesatuan.  Komponen - komponen  dari  suatu sistem biasanya dikenal dengan subsistem.
Subsistem  ini mempunyai  sifat-sifat  dari  sistem  itu sendiri  dalam  menjalankan
suatu fungsi tertentu dan mempengaruhi proses sistem secara keseluruhan. Suatu  sistem  juga  mempunyai  sistem  yang  lebih  besar  yang dikenal  dengan Suprasistem.
Contoh :
Jika suatu  perusahaan  dipandang  sebagai  suatu  sistem , maka  industri  akan dipandang sebagai Suprasistem.

 


Batas Sistem (boundary)
Batas  sistem  merupakan  daerah  yang  membatasi  antara  sistem  yang  satu dengan  sistem  lainnya  atau  dengan  lingkungan luarnya.  Dengan  adanya  batas sistem ini maka sistem dapat membentuk suatu kesatuan, karena dengan batas sistem ini fungsi dan tugas   dari subsistem yang satu   dengan   lainnya   berbeda
tetapi  tetap  saling  berinteraksi. Dengan kata  lain  batas  sistem  ini  merupakan
ruang lingkup  atau scope dari sistem / subsistem itu sendiri.

Contoh :
Sistem Keuangan             
  • Sistem Akuntansi 
  • Kasir 
  • Administrasi Keuangan 
  • Personalia

    Lingkungan Luar Sistem (Environment)
Segala  sesuatu  diluar  dari  batas  sistem  yg  mempengaruhi  operasi  dari  suatu sistem  disebut  Lingkungan luar  sistem  (environment).  Lingkungan  luar  sistem
ini dapat bersifat menguntungkan atau merugikan.
Lingkungan luar  yang  bersifat  menguntungkan harus  dipelihara dan dijaga  agar tidak   hilang   pengaruhnya   , sedangkan   lingkungan   yang   bersifat   merugikan harus   dimusnahkan  dan   dikendalikan  agar   tidak   mengganggu  operasi   dari sistem.

    Penghubung Sistem (Interface)
Penghubung  Sistem    merupakan    suatu    media    penghubung    antara    satu subsistem dengan subsistem lainnya untuk membentuk satu kesatuan, sehingga sumber-sumber daya mengalir  dari subsistem  yang satu  ke subsistem  lainnya.
Dengan  kata  lain  melalui  penghubung  ini  output  dari  suatu  subsistem  akan
menjadi input sari subsistem lainnya.

    Masukan (Input)
Energi  yang  dimasukkan  ke dalam  suatu  sistem  disebut  INPUT. Masukan  ini dapat berupa : 
  1. Masukan Perawatan (Maintenance Input)Yaitu     energi  yang  dimasukkan  supaya     sistem  itu  dapat beroperasi. 
Contoh : Program untuk mengoperasikan komputer.
Keluaran
-    Masukan Sinyal (signal input)
Yaitu    energi    yang  diproses    untuk    diperolehnya    suatu

Contoh : Data



    Pengolah (Process)
Suatu sistem  mempunyai bagian pengolah yang  akan  mengubah  input  menjadi output.
Contoh :    -   CPU pada komputer



-   Bagian   produksi   yang   mengubah  bahan   baku   menjadi   barang jadi.
-   Bagian akuntansi yang mengolah data transaksi menjadi laporan - laporan Keuangan.

    Keluaran (Output)
Keluaran adalah hasil dari energi yang diolah. Keluaran ini dapat diklasifikasikan sebagai :
-   Keluaran yang berguna
Contoh :  Informasi yang dikeluarkan oleh komputer
-   Keluaran yang tidak berguna yang dikenal sebagai sisa pembuangan
Contoh :  panas yang dikeluarkan oleh komputer.

    Sasaran sistem (Objective) dan Tujuan  sistem (Goal)
Setiap sistem pasti mempunyai tujuan   ataupun   sasaran   yang   mempengaruhi input  yang dibutuhkan  dan  output yang akan  dihasilkan.  Dengan  kata lain, suatu sistem   akan   dikatakan   berhasil   kalau   pengoperasian   sistem   itu   mengenai
sasaran atau tujuannya.

KARAKTERISTIK   SISTEM  INI  DAPAT  DILIHAT  PADA GAMBAR 1
 

Gambar  1.  Karakteristik Suatu  Sistem


3. KLASIFIKASI SISTEM

Suatu sistem dapat diklasifikasikan sebagai:

‰ Sistem ABSTRAK (Abstract system )
Sistem ini merupakan sistem yang tidak tampak secara fisik, karena hanya berupa pemikiran atau ide-ide.




Contoh : Sistem Teologia yang merupakan suatu sistem yang menggambarkan hubungan Tuhan dengan manusia.

‰ Sistem FISIK (Physical system)
Sistem fisik merupakan sistem yang tampak secara fisik sehingga setiap mahluk dapat melihatnya.
Contoh : Sistem Komputer Sistem Akuntansi Sistem Produksi

‰ Sistem ALAMIAH (Natural system)
Sistem alamiah ini adalah sistem yang terjadi dari proses - proses alam dalam arti tidak dibuat oleh manusia.
Contoh : Sistem Geologi     :      sungai, pegunungan
Sistem Solar         :      galaxy, tata surya

‰ Sistem buatan manusia (Human made system)
Sistem ini merupakan sistem yg dirancang & didisain oleh manusia. Contoh : Sistem Informasi -  manusia - komputer
Man - machine system /  human-machine system
Interaksi antara manusia dan mesin

‰ Sistem Deterministik (Deterministic System )
Sistem yg beroperasi dengan tingkah laku yg dapat diramalkan disebut sistem deterministik . Interaksi antar tiap-tiap bagian dapat dideteksi, sehingga
outputnya juga dapat diramalkan.
Contoh : Sistem Komputer

‰ Sistem Tak Tentu (Probabilistic System )
Sistem ini adalah sistem dimana kondisi masa depannya tak dapat diramalkan karena mengandung probabilitas.
Contoh :  Sistem Manusia

‰ Sistem Tertutup (closed system)
Sistem tertutup adalah sistem yang tidak berhubungan dan tidak dipengaruhi oleh lingkungan luarnya. Sebenarnya didunia ini tidak ada sistem yg benar-
benar tertutup. Yang ada hanyalah sistem yang secara relatif tertutup
(relatively closed system )

‰ Sistem Terbuka (open system)
Sistem ini kebalikan dari sistem tertutup, karena sistem terbuka adalah sistem yg berhubungan dan dipengaruhi oleh lingkungannya. Oleh sebab itu sistem ini
harus mempunyai suatu sistem pengendalian (control system) yang baik, agar yg masuk hanya pengaruh - pengaruh yang baik saja.
Contoh :  sistem kebudayaan Indonesia





4. PENGERTIAN ANALISIS SISTEM
Suatu sistem akan dirancang oleh satu orang atau sekelompok orang yang membentuk tim. Orang yang merancang sistem ini disebut SISTEM ANALIS.

Ada yang mendefinisikan sistem analis sebagai

‰ Seorang yg menggunakan pengetahuan aplikasi komputer yg dimilikinya  untuk memecahkan masalah-masalah bisnis, dibawah petunjuk manajer sistem

‰ Seorang yg bertanggung jawab menterjemahkan kebutuhan kebutuhan
sipemakai sistem (user) kedalam spesifikasi teknik yg diperlukan oleh programmer dan diawasi oleh manajemen.

Pengertian sistem analis ini dapat digambarkan sebagai berikut :



Gambar  2.  Pengertian Sistem Analis

5. FUNGSI SISTEM ANALIS

‰ FUNGSI SISTEM ANALIS :
1. Mengidentifikasikan masalah - masalah dari pemakai / user
2. Menyatakan     secara  spesifik  sasaran  yg  harus     dicapai  untuk  memenuhi kebutuhan user
3. Memilih alternatif - alternatif metode pemecahan masalah
4. Merencanakan  dan  menerapkan  rancangan  sistemnya sesuai  dgn permintaan user

‰ TUGAS -TUGAS UMUM DARI  SISTEM ANALIS :
1. Mengumpulkan   &   menganalisis   formulir, dokumen , file   yg berkaitan   dgn sistem yg berjalan.
2. Menyusun dan menyajikan   laporan perbaikan (rekomendasi ) dari sistem yg berjalan kepada user.
3. Merancang  suatu  sistem  perbaikan  dan  mengidentifikasikan  aplikasi -aplikasi untuk penerapannya pada komputer.
4. Menganalisis & menyusun biaya-biaya & keuntungan dari sistem yg baru
5. Mengawasi semua kegiatan dalam penerapan sistem yg baru.




‰ TUGAS -TUGAS TEKNIK DARI  SISTEM ANALIS :
1. Menyiapkan gambaran kerja dalam menerapkan sistem baru.
2. Menyusun prosedur-prosedur untuk pengawasan.
3. Menyusun data flow  diagram (DFD), Structured Analysis and Design Technique
(SADT), dan sistem flowchart untuk merancang sistem baru secara detail.
4. Merancang pola pengawasan terhadap data yg bersifat sangat penting
5. Menyusun   file-file   utk   digunakan dalam komputer, agar   sistem baru dapat berjalan efektif.
6. Merancang bentuk input/output agar mudah dibaca oleh user
7. Menyusun  dokumentasi  tentang  pekerjaan  yg dilakukan oleh sistem analis dlm merancang sistem yg baru.

‰ PRIBADI SISTEM  ANALIS
1. Mampu bekerja sama
2. Mampu berkomunikasi dengan baik
3. Mempunyai sopan santun
4. Mempunyai pendirian yang tegas
5. Mampu bersikap dewasa
6. Mampu bersikap tegas
7. Dapat bertindak secara metodik
8. Dapat bersikap akurat dalam memperhitungkan biaya-biaya
9. Mempunyai sifat kreatif

‰
5 TAHAP
LANGKAH KERJA SISTEM ANALIS

1. Tahap
Mengidentifikasikan masalah kebutuhan user

2. Tahap
Melaksanakan studi kelayakan

3. Tahap
Analisis dan rancang sistem

4. Tahap
Penerapan sistem

5. Tahap
Evaluasi dan pemeliharaan



Komentar

Postingan populer dari blog ini

DDBMS (Distributed Database Management System)

Arsitektur Sistem Terdistribusi

MATERI KULIAH KEAMANAN SISTEM